Darisekian banyak OS Linux, salah satu yang sering digunakan yakni Debian dimana kebanyakan memiliki fungsi sebagai OS Server. Akan tetapi sebagai kebutuhan biasa saja, dengan RAM 2GB sudah cukup untuk memasangnya. Berikut beberapa cara instal Linux Debian 10 di PC yang bisa kalian terapkan pada perangkat milik kalian.
Banyak dari Anda mungkin telah mencoba Debian sebagai distribusi utama. Distribusi Gnu / Linux yang baik yang menawarkan begitu banyak kebebasan sehingga terkadang banyak yang terlibat dengan segala hal yang dapat mereka lakukan. Itu sebabnya kami jelaskan di bawah ini langkah apa yang harus dilakukan setelah menginstal Debian di komputer kita. Urutan langkah-langkah ini tidak harus sama dan daftar dapat diperluas menjadi lebih banyak tindakan, tetapi tidak boleh kurang, karena langkah-langkah ini diperlukan untuk dapat melakukan tugas paling umum di komputer kita. Indeks1 Perbarui repositori distribusi Instalasi perangkat lunak Tingkatkan fungsi browser Font baru bagi mereka yang bernostalgia dengan Kesimpulan setelah menginstal Debian Perbarui repositori distribusi kami. Secara default Debian telah menonaktifkan repositori tertentu yang menyediakan program dan aplikasi dengan perangkat lunak berpemilik, jika kita benar-benar tidak peduli dan ingin memiliki perangkat lunak semaksimal mungkin dan stabil, yang terbaik adalah mengaktifkan repositori ini. Untuk melakukan ini, kami membuka terminal dan menulis yang berikut ini sudo nano /etc/apt/ Ini akan membuka file dengan beberapa repositori. Dalam file ini kita pergi ke baris yang memiliki kata "contrib" dan "non-free", meninggalkan dengan hash baris yang dimulai dengan deb-src dan menghapus hash dari baris yang diawali dengan deb. Kemudian kita simpan dengan menekan Control + O lalu kita keluar dengan menekan Control + X. Setelah kami menyimpan dan keluar dari program nano, kami menulis yang berikut ini sudo apt-get update && upgrade Ini untuk memperbarui dan menyegarkan repositori Debian. Instalasi perangkat lunak tambahan. Meskipun terminal Debian adalah alat yang hebat untuk menginstal atau melakukan proses apa pun, kenyataannya banyak yang lebih menyukainya installer lebih ramah daripada terminal. Dalam hal ini kami membuka terminal dan menulis yang berikut ini sudo apt-get install synaptic apt-xapian-index gdebi gksu Setelah ini kami akan menginstal firmware untuk mengelola CPU di Debian, jadi di terminal kami menulis yang berikut sudo apt-get install firmware-linux Jika kita punya sebuah prosesor AMD, kami melanjutkannya dengan yang berikut sudo apt-get install amd64-microcode Jika kita punya sebuah prosesor Intel, kami melanjutkan dengan yang berikut sudo apt-get install intel-microcode Dari sini, semua orang dapat menginstal perangkat lunak yang diinginkan dengan mudah dan sederhana. Tingkatkan fungsi browser web. Penjelajahan internet adalah tugas yang semakin hari semakin meningkat dan itulah sebabnya kita perlu pasang plugin yang akan membuat penjelajahan web menjadi baik. Untuk melakukan instalasi ini, kami membuka terminal dan mengetik yang berikut ini sudo apt-get install flashplugin-nonfree pepperflashplugin-nonfree icedtea-plugin Font baru bagi mereka yang bernostalgia dengan Windows. Banyak dari Anda yang datang ke Debian dari Windows, dan bahkan banyak yang datang dari distribusi Gnu / Linux lain tetapi mereka terus menggunakan font yang mereka kenal di Windows. Agar Debian dapat menggunakan jenis sumber ini, kita harus membuka terminal dan menulis yang berikut ini sudo apt-get install ttf-freefont ttf-mscorefonts-installer ttf-bitstream-vera ttf-dejavu ttf-liberation Kesimpulan setelah menginstal Debian Debian adalah distribusi Gnu / Linux yang hebat dan setiap pengguna yang mengujinya akan mengesahkannya, tetapi juga demikian distribusi yang sangat kompleksItulah mengapa kami menulis panduan kecil ini dengan langkah-langkah yang diperlukan untuk membuat instalasi kami lebih berfungsi tanpa menjadi gila. Tergantung pada kebutuhan kita, panduan akan bertambah atau berkurang, tetapi tentu saja langkah-langkah ini diperlukan Tidakkah kau berpikir? Jika Anda ingin mencoba distribusi lain yang mirip dengan Debian, kami sarankan Anda membaca perbandingan kami Debian vs. Ubuntu. Isi artikel mengikuti prinsip kami etika editorial. Untuk melaporkan kesalahan, klik di sini.
IniadaLah Langkah instalasi Linux text. Ikuti langkh-langkah berikut. LANGKAH I Persiapan Menginstall Linux (Debian) Nyalakan komputer, kemudian tekan [delete] untuk masuk ke bios, Setelah di dalam bios, pilih menu BIOS FEATURES SETUP tekan [ENTER] Setelah itu pilihlah menu Boot Sequence agar menjadi CDROM,C,A [ESC] Pilih,
Connection timed out Error code 522 2023-06-15 142144 UTC What happened? The initial connection between Cloudflare's network and the origin web server timed out. As a result, the web page can not be displayed. What can I do? If you're a visitor of this website Please try again in a few minutes. If you're the owner of this website Contact your hosting provider letting them know your web server is not completing requests. An Error 522 means that the request was able to connect to your web server, but that the request didn't finish. The most likely cause is that something on your server is hogging resources. Additional troubleshooting information here. Cloudflare Ray ID 7d7b75531b560bc8 • Your IP • Performance & security by Cloudflare
Yey berikut tampilan Linux Debian anda yang berbasis CLI. Itulah langkah-langkah cara install Debian 10 di VirtualBox untuk pemula. Jika anda mengalami kesulitan ketika melakukan instalasi sistem operasi Debian, jangan sungkan untuk menanyakannya melalui kolom komentar dibawah. LANGKAH-LANGKAH INSTALASI LINUX DEBIAN Tutorial Memasang Kabel LAN / UTP Bagaimana Cara Mengatur BIOS Sistem , Agar Dapat Melakukan Booting dari CD-ROM Pada Prioritas Pertama Ketika PC Dinyalakan ! All time Tutorial Memasang Kabel LAN / UTP Sejarah komputer dari pra sejarah sampai starwars linux tip&trik untuk newbie Last viewed Dalam mempelajari sistem operasi Linux dan aplikasi-aplikasinya, Anda belajar melalui ? Baru ikut Menjalankan Visual Basic di Linux ? Gampaaang… Home › Blogs › toklek’s blog LANGKAH-LANGKAH INSTALASI LINUX DEBIAN View Track Mon, 21/07/2008 – 0840 — toklek Your rating 0 Average 5 2 votes LANGKAH I Persiapan Menginstall Linux Debian Nyalakan komputer, kemudian tekan [delete] untuk masuk ke bios, Setelah di dalam bios, pilih menu BIOS FEATURES SETUP tekan [ENTER] Setelah itu pilihlah menu Boot Sequence agar menjadi CDROM,C,A [ESC] Pilih, SAVE & EXIT SETUP tekan [ENTER] tekan y [ENTER] Maka komputer akan mulai booting kembali dengan boot sequence pertama ke CDROM. Masukkan CD debian yang ada kedalam CDROM. LANGKAH II Boot dari CD Setelah memasukkan CD ke dalam CDROM maka tinggal tunggu CD boot. Setelah komputer boot ke CD, akan muncul tampilan sebagai berikut Welcome to Deal This is debian ……………………………………. …………………………………………………. boot_ [ENTER] LANGKAH III Pilihan Awal Penginstallan Setelah itu komputer akan loading… Tunggu sampai muncul tulisan sebagai berikut Choose The Language Pilih bahasa disarankan bahasa inggris – en. [ENTER] Choose Language Variant Pilih English United States [ENTER]. Relase Notes Pilih [ENTER]. Debian GNU/LINUX Installation Main Menu Akan ada macam-macam pilihan didalam kotak dengan bagian yang di highlight pada pilihan yang paling atas dengan tulisan, Next Configure the Keyboard tekan [ENTER]. Select a Keyboard Akan ada macam-macam pilihan didalam kotak dengan bagian yang di highlight pilih, qwerty/us English QWERTY [ENTER] LANGKAH IV Menentukan Partisi Hardisk Debian GNU/LINUX Installation Main Menu Akan ada macam-macam pilihan didalam kotak dengan bagian yang di highlight pada pilihan yang paling atas dengan tulisan, Next Initialize and Activate a Swap Partition pilih, Previous Partition a Hard Disk [ENTER] Select Disk Drive pilih, /dev/hda [ENTER] Lilo Limitations [ENTER] Note on additional space for the ReiserFS Journal [ENTER] Akan muncul tampilan partisi yang ada pada hard Disk hda, dengan informasi ini anda akan mengetahui letak partisi swap dan letak partisi tempat anda akan meletakkan /’ root. pilih [ Quit ] dengan menggerakan/menekan panah kearah kanan. [ENTER] LANGKAH V Menginisialisasi Partisi Swap Debian GNU/LINUX Installation Main Menu Akan ada macam-macam pilihan didalam kotak dengan bagian yang di highlight pada pilihan yang paling atas dengan tulisan, Next Initialize and Activate a Swap Partition [ENTER] Scan for Bad Blocks? pilih [ENTER] Are You Sure? pilih [ENTER] LANGKAH VI Memilih jenis File System pada Partisi Linux Debian GNU/LINUX Installation Main Menu Akan ada macam-macam pilihan didalam kotak dengan bagian yang di highlight pada pilihan yang paling atas dengan tulisan, Next Initialize a Linux Partition [ENTER] Choose Filesystem Type Terdapat 3 pilihan pada kotak, pilih, Ext3 Next Generation of Ext2, a journaling filesystem [ENTER] Select Partition Pilih partisi yang akan dijadikan “Ext3” Terdapat 3 pilihan pada kotak, pilih, /dev/hda2 Linux native [ENTER] Scan for Bad Blocks? pilih [ENTER] Are You Sure? Perhatikan baik-baik apakah benar yang anda pilih /dev/hda2 sebagai “Ext3” kalau sudah benar pilih [ENTER] Mount as the Root Filesystem? pilih [ENTER] LANGKAH VII Menginstall Kernel dan Modulnya Debian GNU/LINUX Installation Main Menu Akan ada macam-macam pilihan didalam kotak dengan bagian yang di highlight pada pilihan yang paling atas dengan tulisan, Next Install kernel and Driver Modules [ENTER] Select Installation Medium pilih, cdrom CD-ROM drive [ENTER] Please insert the CD-ROM pilih [ENTER] Please Wait Select Archive path Pilih directory tempat menginstall kernel. /instmnt/dists/woody/main/disks-i386/current [ENTER] Please Wait LANGKAH VIII Memilih Driver Debian GNU/LINUX Installation Main Menu Akan ada macam-macam pilihan didalam kotak dengan bagian yang di highlight pada pilihan yang paling atas dengan tulisan, Next Configure Device Driver Modules [ENTER] Note about loaded drivers pilih, [ENTER] Select Category Akan tampil pilihan-pilihan module yang akan di pilih, 1. Pilih kernel/drivers/input Input Devices. [ENTER] Select kernel/driver/input modules pilih, kebdev – Keyboard support [ENTER] kebdev pilih, [ENTER] Enter Command-Line Argumens Tidak perlu diisi apa-apa. [ENTER] pilih, mousedev – Mouse support [ENTER] mousedev pilih, [ENTER] Enter Command-Line Argumens Tidak perlu diisi apa-apa. [ENTER] Pilih Exit Finish Return to previous menu. [ENTER] 2. Pilih kernel/drivers/net Drivers for network interface cards [ENTER] Select kernel/drivers/net modules carilah eepro100 [ENTER] eepro100 pilih, [ENTER] atau bila gagal bisa coba bonding Enter Command-Line Argumens Tidak perlu diisi apa-apa. [ENTER] Pilih Exit Finish Return to previous menu. [ENTER] 3. Pilih kernel/fs/msdos MS-DOS file system [ENTER] Select kernel/fs/msdos modules pilih, msdos – PC BIOS [ENTER] msdos pilih, [ENTER] Enter Command-Line Argumens Tidak perlu diisi apa-apa. [ENTER] Pilih Exit Finish Return to previous menu. [ENTER] 4. Pilih kernel/arch/1386/kernel i386-base drivers. [ENTER] pilih, apm [ENTER] apm pilih, [ENTER] Enter Command-Line Argumens Tidak perlu diisi apa-apa. [ENTER] pilih, cpuid [ENTER] cpuid pilih, [ENTER] Enter Command-Line Argumens Tidak perlu diisi apa-apa. [ENTER] Pilih Exit Finish Return to previous menu. [ENTER] Pilih, Exit [ENTER] LANGKAH IX Mengkonfigurasi Jaringan Debian GNU/LINUX Installation Main Menu Akan ada macam-macam pilihan didalam kotak dengan bagian yang di highlight pada pilihan yang paling atas dengan tulisan, Next Configure the network [ENTER] Choose The Hostname Ganti tulisan Debian dengan LAB-OS-27-*** *** diganti dengan nomor komputer. [ENTER] Automatic Network Configuration pilih, [ENTER] Choose the IP Address Ganti tulisan default-nya dengan *** diganti dengan nomor komputer. [ENTER] Choose Network Mask Tidak usah diganti. [ENTER] What is your IP gateaway address? [ENTER] Choose Domain Name Tulis [ENTER] Choose the DNS Server Addresses Ganti dengan [ENTER] LANGKAH X Menginstall Base System Debian GNU/LINUX Installation Main Menu Akan ada macam-macam pilihan didalam kotak dengan bagian yang di highlight pada pilihan yang paling atas dengan tulisan, Next Install the base system [ENTER] Select Installation Medium pilih, cdrom CD-ROM drive [ENTER] Please insert the CD-ROM pilih, [ENTER] Select Archive path Pilih directory untuk menginstall base sistem. /instmnt [ENTER] Installing Base System, please wait Tunggulah sampai selesai menginstall. LANGKAH XI Membuat System Menjadi Bootable Debian GNU/LINUX Installation Main Menu Akan ada macam-macam pilihan didalam kotak dengan bagian yang di highlight pada pilihan yang paling atas dengan tulisan, Next Make System Bootable [ENTER] When should the LILO boot loader be installed ? Pilih, /dev/hda Install LILO in the MBR use this if unsure. [ENTER] Other bootable partitions Pilih, Include Put all into the menu. [ENTER] Securing LILO [ENTER] LANGKAH XII Membuat Boot Floppy Debian GNU/LINUX Installation Main Menu Akan ada macam-macam pilihan didalam kotak dengan bagian yang di highlight pada pilihan yang paling atas dengan tulisan, Next Make a Boot Floppy Masukkan disketdalam keadaan baikke dalam floppy disk [ENTER] Change Disk [ENTER] Tunggulah sementara sedang membuat boot floppy LANGKAH XIII Mereboot Komputer Debian GNU/LINUX Installation Main Menu Akan ada macam-macam pilihan didalam kotak dengan bagian yang di highlight pada pilihan yang paling atas dengan tulisan, Next Reboot The System [ENTER] Reboot The System? Pilih, Yes [ENTER] Kemudian keluarkan disket dari floppy disk, sementara komputer sedang reboot. Keluarkanlah cd deal dari cdrom. Tunggu sampai muncul lilo boot seperti dibawah ini, Linux WIN/Dos Pilih Linux [ENTER] LANGKAH XIV Konfigurasi System Debian Kemudian akan masuk ke tampilan seperti dibawah ini Debian System Configuration [ENTER] TimeZone Configuration Is the hardware clock set to GMT Pilih, [ENTER] What area do you life in? Pilih, Asia [ENTER] Select a city or time zone Pilih, Jakarta [ENTER] Password setup Shall I enable md5 passwords? Pilih, [ENTER] Shall I enable shadow passwords? Pilih, [ENTER] Enter a password for the root Isi saja dengan 12345 [ENTER] Re-enter password to verify Isi lagi dengan 12345 [ENTER] Shall I create a normal user account now? Pilih, [ENTER] Debian System Configuration Shall I remove the pcmcia packages? Pilih, [ENTER] Do you want to user a PPP connection to install the system. Pilih, [ENTER] Apt Configuration Choose the method apt should user to access to Debian archive Pilih, cdrom [ENTER] Masukkan cd deal ke dalam cdrom. Enter CD ROM device file /dev/cdrom [ENTER] Scan another CD? pilih [ENTER] Add another apt source? pilih [ENTER] Use security updates from pilih [ENTER] Run tasksel? pilih [ENTER] Run dselect? pilih [ENTER] Run dselect? pilih, [ENTER] Tunggu sementara sedang mengkonfigurasi paket apa saja yang akan diambil, sampai ada tulisan seperti di bawah ini Do you want to continue? [Y/n] Ketikan y [ENTER] Do you want to erase any previous files? [Y/n] Ketik, y [ENTER] Please enter to continue [ENTER] I can do ….. [—Please return—] [ENTER] You must choose one of the options below Enter value default=’1’, x’ to restart Ketik, 5 [ENTER] Debian System Configuration Have fun ! Thank you for choosing Debian. [ENTER] LANGKAH XV Login Nanti akan muncul pesan seperti dibawah ini LAB-OS-27-**** login **** sesuai dengan komputer tempat anda menginstall Coba masukkan login root dan passwordnya. Setelah itu kita akan mencoba menginstall paket. Cara menginstallnya adalah dengan cara sebagai berikut ketik perintah ini di console apt-get install “nama paket” [ENTER] Sebagai contoh kita akan mencoba menginstall lynx. Jadi yang harus diketikkan adalah sebagai berikut apt-get install lynx [ENTER] Do you want to continue? [Y/n] ketikan y [ENTER] Setelah selesai menginstall lynx coba ketikkan perintah ini di console lynx [ENTER] Jika berhasil masuk ke halaman berarti anda berhasil. Selamat menggunakan Debian! Selamat mencoba di rumah! source Copyright C 2003 Hak Cipta IKI-20230/80230. LangkahLangkah menginstal Linux debian 1. Cara Menginstal Linux Debian Cara menginstal linux Debian ini mudah karena Anda tidak mengikuti langkah- langkah di 2. 7. Selanjutnya muncul deteksi hardware jaringan, kita pilih yang tanpa kartu Ethernet, lalu enter. 8. Setelah itu 3. 11.
Halo teman-teman semua, selamat datang kembali pada Web Blog kami, yaitu Awonapa Jr. Pada kesempatan ini kita akan sharing mengenai Seri Tutorial Linux Debian, Yaitu membahas Cara Install Linux Debian 9. Saat ini perkembangan Linux Debian semakin meningkat, dan pada kesempatan ini kita akan mencoba untuk Cara Install Linux Debian 9 menggunakan Install Linux Debian 9Tentang Linux Debian Linux Debian adalah salah satu sistem operasi Linux atau GNU yang bersifat universal, Debian pertama kali dikembangkan pada sekitar 1993. Sistem operasi Debian merupakan sistem operasi yang bersifat open source, biasanya Linux debian ini digunakan untuk memanage Linux Debian ServerCara Install Linux Debian 9 di VirtualBoxSebelum Menginstalasi Linux Debian, Kita perlu membuat Mesin Virtual yang ada Di VirtualBox. Teman-teman bisa membaca nya di link dibawah ini Membuat Mesin Virtual Di Virtualbox 1. Running Mesin Virtual Debian 9Jika sudah membuat mesin virtual, berikutnya adalah menjalankan Linux Debian 9 kita, dengan cara mengklik tombol strat seperti gambar ini2. Lakukan Proses Instalasi Linux Debian 9Silahkan teman-teman ikuti proses installasi berikutBerikutnya kita akan diarahkan ketampilan home, untuk menginstall ISO debian kita. Teman-teman bisa menginstall secara CLI / GUI, karena disini saya ingin menggunakan tampilan CLI, maka klik saja Install, tapi jika ingin mendapatkan tampilan GUI, pilih yang Grapich adalah pemilihan bahasa, disini saya menggunakan Bahasa Inggris, teman-teman bisa memilih bahasa lainya, seperti Bahasa Indonesia atau pun sesuai kebutuhan pemilihan lokasi, disini teman-teman bisa memilih Indonesia, dengan cara pilih other => asia => indonesia. Namun disini saya secara default memilih adalah pemilihan Keyboard, secara default, keyboard kita adalah American EnglishSilahkan tunggu untuk mendeteksi komponen tambahan yang ada di mesin virtual kitaBerikutnya kita akan diarahkan langsung ke Konfigurasi Hostname, karena kita ingin mengkonfigurasi Network secara manual, maka Klik Go Back, dengan menggunakan tab lalu enterMaka tampilan berikutnya adalah seperti, teman-teman bisa memilih yang paling bawah yaitu do not configure the network at this adalah untuk mengisi Hostname, berguna untuk Pemberian nama ini spesifik, untuk satu komputer tertentu saja dalam suatu sudah, kita akan diarahkan ke Setup user dan password Kita akan membuat password untuk user rootisi password keduanya wajib sama, password ini digunakan untuk login sebagai rootBerikutnya kita akan membuat user, untuk user biasa atau bukan rootSama saja untuk pengisian password, harus sama untuk mengkonfigurasi Waktu, pilih saja Eastern, atau jika teman-teman memilih Indonesia, maka nanti akan ada pilihan pulau berikutnya yaitu, proses partisi pada Linux Debian, disini kita akan mempartisi linux debian secara otomatis, yaitu dengan memilih rekomendasi dari sistem agar memudahkan, kita akan memilih yang atas, enterJika sudah, klik enter lagiberikutnya, kita akan membuat partisi, yang sudah direkomendasikan oleh sistem operasi berikutJika sudah, maka akan terlihat seperti Yes untuk mengizinkan write ke diskSilahkan tunggu untuk menginstall system nyaBerikutnya, silahkan ikuti sesuai intruksi pada gambarBerikutnya, karena kita menggunkan debian 9 sebagai server, maka yang akan kita ceklis adalah standard system utilites, lebih jelasnya lihat pada gambar *untuk menghilangkan bintang/ceklis menggunakan spasiBerikutnya, kita akan menginstall GRUB Record, kita pilih yes sajaKita akan menginstall secara automatis, pada partisi /dev/sdaSelesaiTerkahir silahkan coba login, dengan user dan password yang sudah teman-teman buat Tutorial Cara Install Linux Debian 9 Baiklah teman-teman, cukup seperti itu untuk Tutorial Linux Debian, Yaitu membahas Cara Install Linux Debian 9. InsyaAllah Untuk List Seri Tutorial Linux Debian ini akan di update lagi sesuai dengan artikel yang di post mengenai Tutorial Linux Debian ya. Semoga tutorial ini bermanfaat untuk kita dan TerimakasihTag PenelusuranTutorial Linux DebianInstall Debian 9Debian 9AwonapaVirtualBox

Pertamasiapkan virtualbox dan iso debian linux, anda bisa menggunakan debian versi berapapun karna cara instalasinya tidak akan jauh berbeda. Buka virtualbox, lalu klik new. Langkah - Langkah Cara Instalasi Debian 8 Di Virtualbox Lengkap - Hostze - Blogger Tips Dan Trik. Share this: Related posts: Kata Kata Lucu Terbaru.

Mem-boot dan Memulai Penginstall Sekali BIOS mulai mem-boot dari CD- atau DVD-ROM, menu bootloader Isolinux muncul. Pada tahap ini, kernel Linux belum dimuat; menu ini mengizinkan Anda untuk memilih kernel untuk di-boot dan memasukkan parameter yang memungkinkan untuk dikirim ke proses. Untuk instalasi standar, Anda hanya perlu memilih "Instal" atau "Instal Grafis" dengan tombol panah, kemudian tekan tombol Enter untuk memulai proses instalasi selanjutnya. Jika DVD-ROMnya ialah disk "Multi-arch", dan mesinnya memiliki prosesor Intel atau AMD 64 bit, pilihan menu memungkinkan instalasi varian 64 bit amd64 dan instalasi varian 32 bit masih tersedia dalam sub menu tersendiri "opsi instalasi 32 bit". Bila Anda memiliki prosesor 32 bit, Anda tidak mendapat pilihan dan entri menu memasang varian 32 bit i386. Setiap entri menu tersembunyi baris perintah boot yang spesifik, yang dapat dikonfigurasi sesuai kebutuhan dengan menekan tombol TAB sebelum memvalidasi entri dan mem-boot. Menu "Bantuan" menampilkan antarmuka baris perintah lama, di mana tombol F1 sampai F10 menampilkan layar bantuan yang berbeda menjelaskan berbagai pilihan yang tersedia. Anda akan jarang menggunakan pilihan ini kecuali pada kasus yang spesifik. Mode "mahir" dapat diakses pada menu "Pilihan tingkat lanjut" merinci seluruh pilihan yang mungkin dalam proses instalasi, dan mengizinkan navigasi di antara berbagai langkah tanpa mereka terjadi secara otomatis secara berurut. Berhati-hatilah, mode yang sangat cerewet ini dapat memusingkan karena banyaknya pilihan konfigurasi yang ditawarkan. The "rescue" mode, also accessible in the “Advanced options” menu, allows to recover a broken system or fix the bootloader. After presenting the first few screens of the installer, it will allow to enter a shell prompt in the file system you selected to perform any necessary actions, or allow to re-install the bootloader. Gambar Layar boot Once booted, the installation program guides you step by step throughout the process. This section presents each of these steps in detail. Here we follow the process of an installation from an amd64 DVD-ROM more specifically, the RC3 version of the installer for Bullseye; netinst installations, as well as the final release of the installer, may look slightly different. We will also address installation in graphical mode, but the only difference from “classic” text-mode installation is in the visual appearance. Memilih bahasa Program instalasi dimulai dalam bahasa Inggris, namun langkah pertama memungkinkan pengguna memilih bahasa yang akan digunakan pada seluruh proses. Memilih Prancis, misalnya, akan menyediakan instalasi yang seluruhnya telah diterjemahkan ke dalam bahasa Prancis dan hasilnya sistem terkonfigurasi dalam bahasa Prancis. Pilihan ini juga dapat digunakan untuk menentukan pilihan bawaan yang sesuai pada langkah berikut terutama tata letak papan tik. Gambar Memilih Memilih negara Langkah kedua berisi pemilihan negara Anda. Digabungkan dengan bahasa, informasi ini mengaktifkan program yang menawarkan tata letak papan tik yang sesuai. Hal ini juga memengaruihi konfigurasi zona waktu. Di Amerika Serikat, papan tik yang disarankan ialah standar QWERTY, dan pilihan zona waktu yang sesuai ditawarkan. Gambar Memilih Memilih tata letak papan tik Usulan papan tik "American English" biasanya sesuai dengan tata letak QWERTY. Gambar Pilihan papan Mendeteksi Perangkat Keras Langkah ini sepenuhnya otomatis dalam mayoritas kasus. Installer mendeteksi perangkat keras, dan mencoba mengidentifikasi cakram CD-ROM yang digunakan untuk mengakses isinya. Memuat modul yang sesuai dengan berbagai komponen perangkat keras yang terdeteksi, dan kemudian "mount" CD-ROM untuk membacanya. Langkah sebelumnya sepenuhnya dimuat dalam citra boot yang disertakan dalam CD, berkas yang berukuran terbatas dan dimuat ke dalam memori oleh BIOS ketika boot dari CD. Installer dapat bekerja dengan sebagian besar drive, khsusnya periferal standar ATAPI kadang-kadang disebut IDE dan EIDE. Akan tetapi, jika deteksi pembaca CD-ROM gagal, installer menawarkan pilihan untuk memuat modul kernel misalnya dari flash disk USB sesuai dengan penggerak CD-ROM. Memuat Komponen Sekarang konten CD telah tersedia, installer memuat seluruh berkas yang diperlukan untuk melanjutkan pekerjaannya. Termasuk penggerak tambahan untuk perangkat keras selanjutnya khususnya kartu jaringan, maupun komponen program instalasi. Mendeteksi Perangkat Keras Jaringan This automatic step tries to identify the network card and load the corresponding module. If automatic detection fails, you can manually select the module to load. If no module works, it is possible to load a specific module from a removable device. This last solution is usually only needed if the appropriate driver is not included in the standard Linux kernel, but available elsewhere, such as the manufacturer's website or in firmware archives/packages. Langkah ini seharusnya berhasil untuk istalasi netinst, karena paket Debian harus dimuat dari jaringan. Mengonfigurasi Jaringan Untuk sebanyak mungkin mengotomasi proses, installer berusaha mengotomasi konfigurasi jarigan dengan DHCP untuk IPv4 dan dengan menemukan jaringan IPv6. Jika ini gagal, akan menawarkan pilihan lainnya mencoba lagi dengan konfigurasi DHCP normal, mencoba konfigurasi DHCP dengan mendeklarasikan nama mesin, atau menyiapkan konfigurasi jaringan statis. Pilihan terakhir memerlukan sebuah alamat IP, sebuah subnet mask, dan alamat IP untuk gateway potensial, nama mesin, dan nama domain. Kata Sandi Administrator The super-user root account, reserved for the machine's administrator, is automatically created during installation; this is why a password is requested. The installer also asks for a confirmation of the password to prevent any input error, which would later be difficult to amend. Note that you can leave both fields empty if you want the root account to be disabled. In that case, the login for the root user will be deactivated and the first regular user — that will be created by the installer in the next step — will have administrative rights through sudo see Bagian “Berbagi Hak Akses Administrator”. Gambar Kata Sandi Membuat Pengguna Pertama Debian juga memaksakan pembuatan akun pengguna standar agar administrator tidak memiliki kebiasaan buruk bekerja sebagai root. Prinsip kehati-hatian pada dasarnya bermakna bahwa setiap tugas dikerjakan dengan hak minimal, agar meminimalisir bahaya yang disebabkan oleh kesalahan manusia. Inilah mengapa installer akan meminta nama lengkap pengguna pertama, nama penggunanya, dan kata sandinya dua kali, untuk mencegah risiko masukan yang salah. Gambar Nama pengguna Mengonfigurasi Jam Jika jaringan tersedia, sistem waktu internal diperbarui hanya sekali dari sebuah server NTP. Dengan cara ini stempel waktu pada log akan diperbaiki dari boot pertama. Agar mereka tetap presisi secara konsisten dengan berjalannya waktu, sebuah daemon NTP perlu disiapkan setelah instalasi awal lihat Bagian “Sinkronisasi Waktu”. Mendeteksi Disk dan Peranti Lain Langkah ini secara otomatis mendeteksi perangkat keras yang mungkin dipasangi Debian. Akan disajikan pada langkah selanjutnya pemartisian. Memulai Alat Pemartisian Langkah pemartisian secara tradisional sulit untuk pengguna baru. Perlu menentukan berbagai porsi untuk cakram atau "partisi" dimana sistem berkas Linux dan memori virtual swap akan disimpan. Tugas ini rumit jika sistem operasi lain yang ingin Anda biarkan telah ada di mesin. Memang, Anda perlu memastikan tidak mengubah partisi tersebut atau mengubah ukurannya tanpa menyebabkan kerusakan. Untungnya, perangkat lunak pemartisian memiliki mode "terpandu" yang merekomendasikan partisi kepada pengguna untuk dibuat — dalam kebanyakan kasus, Anda bisa saja sekadar memvalidasi saran perangkat lunak. Gambar Pilihan mode pemartisian The first screen in the partitioning tool offers the choice of using an entire hard drive to create various partitions. For a new computer which will solely use Linux, this option is clearly the simplest, and you can choose the option “Guided - use entire disk”. If the computer has two hard drives for two operating systems, setting one drive for each is also a solution that can facilitate partitioning. In both of these cases, the next screen offers to choose the disk where Linux will be installed by selecting the corresponding entry for example, “SCSI1 0,0,0 sda - GB ATA QEMU HARDDISK”. You then start guided partitioning. Gambar Disk yang digunakan untuk pemartisian terpandu Pemartisian terpandu juga dapat mengatur volume logikal LVM sebagai pengganti partisi lihat di bawah. Karena sisa operasinya sama, kita tidak akan mengulangi membahas pilihan "Terpandu - gunakan seluruh cakram dan atur LVM" terkenkripsi atau tidak. Dalam kasus lain, ketka Linux harus berdampingan dengan partisi lain yang sudah ada, Anda perlu memilih pemartisian manual. Pemartisian terpandu Alat pemandu pemartisian menawarkan tiga metode pemartisian, yang sesuai dengan penggunaan yang berbeda. Gambar Pemartisian terpandu Metode pertama di sebut "Seluruh berkas dalam satu partisi". Seluruh sistem Linux tersimpan dalam satu sistem berkas, sesuai dengan direktori root /. Pemartisian yang sederhana dan tangguh ini sangat cocok untuk sistem pribadi atau pengguna-tunggal. Kenyataannya, dua partisi akan dibuat pertama sebagai tempat sistem lengkap, yang kedua memori virtual swap. Metode ketua, "Partisi /home terpisah", mirip, namun memecah hirarki berkas menjadi dua satu partisi berisi sistem Linux /, dan yang kedua berisi "direktori home" maksudnya data pengguna, dalam berkas dan subdirektori tersedia di bawah /home/. Metode pemartisian terakhir, disebut "Partisi /home, /var, dan /tmp terpisah", cocok untuk server dan sistem multi-pengguna. Itu membagi pohon berkas ke beberapa partisi selain partisi / dan akun pengguna /home/, juga memiliki partisi untuk data perangkat lunak server /var/, dan berkas sementara /tmp/. Pembagian ini memiliki beberapa keuntungan. Pengguna tidak dapat mengunci server dengan menggunakan seluruh ruang cakram keras yang tersedia mereka hanya dapat memenuhi /tmp/ dan /home/. Data daemon khususnya log tidak lagi dapat menyumbat seluruh sistem. Setelah memilih tipe partisi, perangkat lungak menghitung saran, dan menjelaskannya di layar; pengguna dapat memodifikasinya jika diperlukan. Terutama, Anda dapat memilih sistem berkas lainnya jika pilihan standar ext4 tidak cocok. Namun dalam banyak kasus, partisi yang disarankan cukup layak dan dapat diterima dengan memilih entri "Selesai pemartisian dan tulis perubahan ke cakram". Gambar Memvalidasi Pemartisian Manual Pemartisian manual memungkinkan fleksibilitas yang lebih, mengizinkan pengguna memilih tujuan dan ukuran setiap partisi. Lebih jauh, mode ini diharuskan jika Anda ingin menggunakan RAID perangkat lunak. Layar pertama menampilkan cakram yang tersedia, partisinya, dan kemungkinan ruang kosong yang belum dipartisi. Anda dapat memilih setiap elemen yang ditampilkan; menekan tombol Enter kemudian memunculkan daftar aksi yang mungkin. Anda dapat menghapus seluruh partisi dengan memilihnya. Ketika memilih ruang kosong di cakram, Anda dapat membuat partisi baru secara manual. Anda juga dapat melakukannya dengan pemartisian terpandu, yang merupakan solusi yang menarik untuk cakram yang telah berisi sistem operasi lain, namun Anda mungkin ingin memartisi untuk Linux dengan cara standar. Lihat Bagian “Pemartisian terpandu” untuk penjelasan detail tentang pemartisian terpandu. Gambar Editing/creating a partition Ketika memilih partisi, Anda dapat menentukan cara yang akan Anda gunakan padanya memformat dan menyertakannya pada pohon berkas dengan memilih titik kait; menggunakannya sebagai partisi swap; membuatnya menjadi "volume fisik untuk dienkripsi" untuk melindungi konfidensialitas data pada partisi tertentu, lihat di bawah ini; menjadikannya "volume fisik untuk LVM" konsep ini dibahas jauh lebih detil nanti pada bab ini; menggunakannya sebagai perangkat RAID lihat nanti di bab ini; Anda juga bisa memilih untuk tidak menggunakannya, dan karenanya biarkan tak diubah. Mengonfigurasi Perangkat Multidisk RAID Perangkat Lunak Some types of RAID allow the duplication of information stored on hard drives to prevent data loss in the event of a hardware problem affecting one of them. Level 1 RAID keeps a simple, identical copy mirror of a hard drive on another drive, while level 5 or 6 RAID splits redundant data over several disks, thus allowing the complete reconstruction of a failing drive. Kita hanya akan membahas RAID level 1, yang termudah untuk diimplementasikan. Langkah pertama melibatkan pembuatan dua partisi dengan ukuran sama pada dua hard drive yang berbeda, dan beri label "volume fisik untuk RAID". Kemudian Anda perlu memilih "Mengonfigurasi RAID perangkat lunak" pada alat pemartisi untuk mengombinasikan kedua partisi ke dalam cakram virtual baru dan pilih "Buat peranti MD" pada layar konfigurasi. Kemudian Anda perlu menjawab beberapa pertanyaan tentang perangkat baru ini. Pertanyaan pertama menanyakan tentang level RAID yang digunakan, dalam kasus kita akan berupa "RAID1". Pertanyaan kedua tentang jumlah device perangkat yang aktif - dua dalam hal ini, yang merupakan jumlah partisi yang perlu disertakan dalam perangkat MD ini. Pertanyaan ketiga tentang jumlah perangkat cadangan - 0; kita tidak merencanakan untuk cakram tambahan untuk menangani kemungkinan kerusakan cakram. Pertanyaan terakhir Anda perlu memilih partisi untuk perangkat RAID - ini adalah dua yang telah kita sisihkan untuk tujuan ini pastikan Anda hanya memilih partisi yang secara eksplisit menyebutkan "raid". Kembali ke menu utama, muncul cakram virtual "RAID" yang baru. Cakram ini tersaji dengan sebuah partisi yang tidak dapat dihapus, tapi kegunaan apanya dapat kita pilih seperti untuk partisi lainnya. Mengonfigurasi Logical Volume Manager LVM LVM memungkinkan Anda untuk membuat partisi "virtual" yang merentang ke beberapa cakram. Kelebihannya ada dua ukuran partisi tidak lagi dibatasi oleh cakram individual namun oleh volume kumulatif, dan Anda dapat mengubah ukuran partisi yang sudah ada kapanpun, mungkin setelah menambah cakram tambahan ketika diperlukan. LVM menggunakan beberapa terminologi partisi virtual ialah "volume lojik", bagian dari "grup volume", atau sebuah asosiasi beberapa "volumen fisik". Setiap terminologi ini bersesuaian dengan partisi "real" atau sebuah peranti RAID perangkat lunak. Teknik ini bekerja dengan cara sederhana setiap volume, entah itu fisik atau lojik, dipecah menjadi blok-blok berukuran sama, yang dibuat sesuai oleh LVM. Penambahan cakram baru akan mengakibatkan pembuatan volumen fisik baru, dan blok baru ini dapat diasosiasikan pada beberapa grup volume. Seluruh partisi pada grup volume yang diperluas akan memiliki ruang tambahan yang dapat dipakai untuk memperbesar. Alat pemartisi mengonfigurasi LVM dalam beberapa langkah. Pertama Anda harus membuat pada cakram yang ada, partisi yang akan menjadi "volume fisik untuk LVM". Untuk mengaktifkan LVM, Anda perlu memilih "Mengonfigurasi Logical Volume Manager LVM", kemudian pada layar konfigurasi yang sama "Buat group volume", yang akan diasosiasikan dengan volume fisik yang sudah ada. Akhirnya, Anda dapat membuat volume lojik dengan grup volume ini. Perhatikan bahwa sistem pemartisian otomatis dapat melakukan seluruh langkah ini secara otomatis. Pada menu pemartisian, setiap volume fisik akan nampak sebagai cakram dengan satu partisi yang tidak dapat dihapus, namun dapat Anda gunakan sesuka Anda. Menyiapkan Partisi Terenkripsi Untuk menjamin kerahasiaan data Anda, misalnya ketika kehilangan atau pencurian komputer atau hard drive Anda, adalah mungkin untuk mengenkripsi data pada beberapa partisi. Fitur ini dapat ditambahkan di bawah beberapa sistem berkas, karena, seperti untuk LVM, Linux dan khususnya penggerak dm-crypt menggunakan Device Mapper untuk membuat partisi virtual yang isinya diproteksi berdasarkan pada partisi pokok yang akan menyimpan data dalam bentuk terenkripsi terima kasih untuk LUKS, Linux Unified Key Setup, format standar yang memfungsikan penyimpanan data yang terenkripsi maupun informasi-meta yang menunjukkan algoritma enkripsi yang dipakai. Untuk membuat partisi terenkripsi, Anda harus menentukan partisi yang tersedia untuk tujuan ini. Untuk melakukannya, pilih partisi dan tunjukkan bahwa itu digunakan sebagai "volume fisik untuk enkripsi". Setelah mempartisi cakram yang memuat volume fisik yang akan dibuat, pilih "Konfigurasi volume terenkripsi". Perangkat lunak kemudian akan mengusulkan untuk menginisialisasi volume fisik dengan data acak membuat pencarian lokasi data nyata menjadi lebih sulit, dan akan meminta Anda untuk memasukkan sebuah "frasa sandi enkripsi", yang harus Anda masukkan setiap Anda memboot komputer untuk mengakses isi dari partisi terenkripsi. Sekali langkah ini terlewati, dan Anda telah kembali pada menu alat pemartisian, partisi baru akan tersedia di "volume terenkripsi", yang kemudian dapat Anda konfigurasi seperti partisi lainnya. Dalam banyak kasus, partisi ini digunakan sebagai volume fisik untuk LVM agar melindungi beberapa partisi volume lojik LVM dengan kunci enkripsi yang sama, termasuk partisi swap lihat bilah sisi KEAMANAN Partisi swap terenkripsi. Menginstall Sistem Dasar Langkah ini, yang tidak memerlukan interaksi pengguna, menginstal paket Debian "sistem dasar". Ini termasuk alat dpkg dan apt, yang mengelola paket Debian, maupun yang diperlukan untuk memboot sistem dan mulai menggunakannya. Gambar Menginstal sistem Mengonfigurasi Manajer Paket apt In order to be able to install additional software, APT needs to be configured and told where to find Debian packages. This step is as automated as possible. If getting packages from the network is requested, the installer allows to choose a server from which to download these packages, by choosing first a country, then a mirror available in that country. A mirror is a public server hosting copies of all the files of the Debian master archive. Gambar Memilih mirror Debian Akhirnya, program menawarkan untuk menggunakan proksi HTTP. Jika tidak ada proksi, akses Internet akan langsung. Jika Anda mengetik APT akan menggunakan proxy/cache Falcot, sebuah program "Squid". Anda dapat menemukan pengaturan ini dengan memeriksa konfigurasi peramban web pada mesin lain yang terhubung pada jaringan yang sama. Berkas dan kemudian diunduh secara otomatis untuk memerbarui daftar paket yang dikenali oleh APT. Paket Debian Kontes Popularitas Sistem Debian berisi paket yang disebut popularity-contest, yang bertujuan untuk menyusun statistik penggunaan paket. Setiap minggu, program ini mengumpulkan informasi paket yang terinstall dan yang baru digunakan, dan mengirim informasi ini ke server Debian secara anonim. Proyek dapat menggunakan informasi ini untuk menentukan kepentingan relatif setiap paket, yang memengaruhi prioritas yang akan diberikan padanya. Khususnya paket yang paling "populer" akan disertakan pada CD-ROM instalasi, yang akan menfasilitasi akses mereka yang tidak ingin mengunduh atau membeli set lengkap. Paket ini hanya diaktifkan ketika diminta, untuk menghargai kerahasiaan pemakaian pengguna. Memilih Paket untuk Diinstal The following step allows you to choose the purpose of the machine in very broad terms; the twelve suggested tasks correspond to lists of packages to be installed. The list of the packages that will actually be installed will be fine-tuned and completed later on, but this provides a good starting point in a simple manner. This step can require a full set of installation media or an internet connection and a working mirror setup as described above. Beberapa paket juga diinstall secara otomatis berdasarkan perangkat keras yang terdeteksi terima kasih program discover-pkginstall dari paket discover. Gambar Pilihan Menginstal Bootloader GRUB Bootloader ialah program pertama yang dimulai oleh BIOS. Program ini memuat kernel Linux ke dalam memori kemudian mengeksekusinya. Seringkali menawarkan menu yang meungkinkan pengguna untuk memilih kernel yang akan dimuat dan/atau sistem operasi yang akan di-boot. Secara bawaan, menu yang ditawarkan GRUB berisi seluruh kernel Linux yang terinstal, sebagaimana sistem operasi lainnya yang terdeteksi. Itulah mengapa Anda harus menerima tawaran untuk menginstalnya pada Master Boot Record. Karena memertahankan versi lama kernel menjaga kemampuan untuk memboot sistem yang sama jika kernel yang baru diinstall tidak sempurna atau adaptasi ke perangkat kerasnya buruk, seringkali masuk akal untuk membiarkan beberapa kernel versi lama terinstal. GRUB is the default bootloader installed by Debian thanks to its technical superiority it works with most filesystems and therefore doesn't require an update after each installation of a new kernel, since it reads its configuration during boot and finds the exact position of the new kernel. Version 1 of GRUB now known as “Grub Legacy” couldn't handle all combinations of LVM and software RAID; version 2, installed by default, is more complete. While there may still be situations where it is preferable to install LILO another bootloader; the Debian installer does no longer support the installation of it. Perlu dicatat bahwa GRUB bukan bootloader tunggal, itu lebih seperti koleksi bootloader yang cocok untuk kasus yang berbeda-beda. Berbagai paket biner yang dibangun dari paket sumber GRUB mencerminkan bahwa grub-efi-amd64 adalah untuk mem-boot PC 64-bit dalam mode UEFI, grub-efi-ia32 adalah untuk mem-boot PC 32-bit dalam mode UEFI, grub-pc untuk mem-boot PC dalam mode BIOS, grub-uboot untuk komputer ARM, dll. Menyelesaikan Instalasi dan Mem-boot Ulang Instalasi sekarang selesai, program meminta Anda untuk melepaskan CD-ROM dari pembaca dan menyalakan ulang komputer. Gambar Installation complete LinuxDebian 6 biasanya digunakan untuk management jaringan (server). Debian 6 lebih populer digunakan dibanding sistem operasi jaringan yang lain disebabkan stabilitasnya yang tidak diraguka n Pada kali ini saya akan membuat tutorial instalasi linux berbasis GUI Adapun langkah-langkah Menginstal Linux Debian 6 Berbasis GUI
LANGKAH – LANGKAH INSTALASI LINUX DEBIAN BERBASIS GUI 1. Masuk BIOS dengan menekan tombol Delete / F2 sesuai dengan jenis BIOS komputer/ laptop/ netbook anda. 2. Pastikan Harddisk dan DVD-ROM sudah terdeteksi 3. Rubah urutan booting yang pertama menjadi DVD-ROM 4. Masukkan DVD installer Debian yang pertama 5. Simpan dan keluar dari BIOS dengan menekan tombol F10, lalu pilih Y enter 6. Tunggu beberapa saaat sampai muncul tampilan seperti dibawah ini 7. Untuk menginstall dalam mode GUI, ketikkan installgui huruf kecil tanpa spasi 8. Setelah itu akan muncul untuk pemilihan bahasa instalasi. Biarkan default English, lalu klik continue 9. Kemudian anda akan diminta memilih bahasa dari Negara mana, biarkan default United States, kemudian klik continue 10. Pemilihan Keyboard biarkan default American English lalu klik continue 11. Selanjutnya sistem akan mendeteksi DVD-ROM dan melakukan mounting Tahap berikutnya adalah `load installer components from DVD-ROM` yang juga dilakukan oleh sistem secara otomatis Jika sistem tidak terkoneksi dalam jaringan DHCP maka konfigurasi network akan gagal sehingga harus dilakukan secara manual. 12. Kemudian lakukan konfigurasi jaringan secara manual dengan memilih opsi `configure network manually` 13. Masukkan IP address yang akan digunakan oleh host debian etch pada jendela dialog berikut. kami menggunakan IP address 14. Saya menggunakan netmask pada jendela dialog netmask 15. Kemudian di jendela dialog gateway, isi dengan alamat gateway yang digunakan. Kami menggunakan 16. Masukkan IP server pada opsi `Name server addresses` kemudian klik continue untuk melangkah ke proses selanjutnya. 17. Tahap berikutnya adalah pengisian hostname yang akan digunakan pada sistem debian etch. Penulis menggunakan `vq` sebagai hostname 18. Untuk `domain name`, penulis menggunakan ` ` 19. Tahap berikutnya adalah proses partisi yang akan digunakan untuk instalasi debian etch. Pilih opsi `Manual` untuk melakukan partisi hardisk secara manual. 20. Kemudian sorot hardisk yang akan di partisi atau memilih partisi yang telah disiapkan untuk linux. kemudian klik Continue untuk melangkah ke proses berikutnya. pilih yes pada Create new empty partition table on disk device partisi yang akan digunakan kemudian klik continue Create New Partition lalu klik continue ukuran partisi yang digunakan sebagai root kemudian klik continue Primary, kemudian continue Beginning, kemudian klik continue Untuk root telah selesai, klik Done Settting up the partition 28. Selanjutnya kita akan membuat parisi untuk swap. Klik drive yang akan di partisi kemudian klik continue. 29. masukkan kapasitas yang digunakan sebagai swap. Disini kami menggunakan memory 128MB jadi kami memasukkan 256MB sebagai swap klik continue partition settings, klik ganda `use as` sampai seluruh opsi partisi muncul kemudian pilih jenis `swap area`. ganda opsi `done setting up the partition` kemudian klik Continue untuk melangkah ke proses berikutnya berikutnya adalah pembuatan partisi untuk home directory. Klik drive yang belum di partisi kemudian klik continue kapasitas untuk directory /home, kemudian klik continue. ganda opsi `finish partitioning and writes changes to disk` jendela dialog berikutnya, pilih opsi `Yes` kemudian klik continue untuk mengakhiri proses pembuatan partisi linux. berikutnya adalah konfigurasi zona waktu. Biarkan default lalu klik continue jendela dialog berikutnya, isi dengan password user root yang akan digunakan pada sistem debian. Klik continue untuk melangkah ke proses berikutnya. isi dengan nama lengkap dari user yang akan digunakan pada sistem debian etch. Klik continue untuk melanjutkan proses instalasi ke tahap berikutnya. dialog berikutnya adalah nama user yang akan login ke sistem debian etch. Klik continue untuk melangkah ke tahap berikutnya. dengan password dari user yang anda gunakan pada jendela dialog sebelumnya. 41. Berikut merupakan proses instalasi base system dari debian etch. 42. Untuk `use a network mirror`, pilih opsi `No` kemudian klik continue untuk melanjutkan proses instalasi. 43. Jendela dialog berikutnya adalah `configuring popularity-contest`. Pilih opsi `No` kemudian klik continue untuk melangkah ke proses berikutnya. 44. Berikut paket-paket software debian etch yang akan diinstal pada komputer penulis. Anda dapat memilih paket software tertentu sesuai dengan kebutuhan. 45. Jendela dialog berikut digunakan untuk workgroup/domain name yang akan ditampilkan di seluruh komputer klien oleh server samba. Penulis menggunakan `iardlab`, kemudian klik continue untuk melangkah ke proses berikutnya. 46. Tahap berikutnya merupakan opsi jika host atau komputer yang digunakan terkoneksi ke DHCP server. DHCP server akan menyediakan informasi tentang WINS server NetBIOS name servers. Penulis menggunakan opsi `no` karena komputer yang digunakan diset secara manual dan tidak terkoneksi ke DHCP server. 47. Berikut proses instalasi paket software pada sistem debian etch yang penulis gunakan. 48. Kemudian pilih resolusi screen yang didukung oleh komputer anda. Penulis menggunakan 1024x768. 49. Proses berikutnya adalah instalasi boot loader, penulis menggunakan GRUB boot loader karena selera dan kebiasaan. Langsung klik continue 50. Jendela dialog berikutnya merupakan informasi bahwa instalasi debian etch telah selesai. Klik continue untuk mengakhiri proses instalasi secara keseluruhan. 51. Berikut tampilan login prompt sistem debian etch yang telah terinstal dengan sempurna ke komputer yang penulis gunakan. Tips disaat anda mengalami masalah jangan langsung menyerah. Coba lagi dan coba lagi
Caramenginstal linux Debian ini mudah karena Anda tidak mengikuti langkah-langkah di bawah ini yang disertai juga dengan screenshot. 1. Nyalakan komputer dan masukkan CD installer sistem operasi Linux Debian. Setelah proses instalasi yang begitu lama akhirnya instalasi Debian selesai juga dan Debian siap digunakan oleh anda. Selamat mencoba!

Untuk menggunakan Debian, Anda perlu menginstallnya ke sebuah komputer; tugas ini dikerjakan oleh program debian-installer. Instalasi yang benar melibatkan banyak operasi. Bab ini mengulasnya secara kronologis. The installer for Bullseye is based on debian-installer. Its modular design enables it to work in various scenarios and allows it to evolve and adapt to changes. Despite the limitations implied by the need to support a large number of architectures, this installer is very accessible to beginners, since it assists users at each stage of the process. Automatic hardware detection, guided partitioning, and graphical user interfaces have solved most of the problems that novices used to face in the early years of Debian. Installation requires 256 MB of RAM Random Access Memory and at least 2 GB of hard drive space. All Falcot computers meet these criteria. Note, however, that these figures apply to the installation of a very limited system without a graphical desktop. A minimum of 2 GB of RAM and 10 GB of hard drive space are really recommended for a basic office desktop workstation. Metode Instalasi A Debian system can be installed from several types of media, as long as the BIOS/UEFI see CATATAN UEFI, pengganti modern untuk BIOS of the machine allows it. You can for instance boot with a CD-ROM, a USB key, or even through a network. Menginstall dari CD-ROM/DVD-ROM Metode instalasi paling banyak dipakai adaalah dari CD-ROM atau DVD-ROM, yang berperilaku persis sama komputer diboot dari media ini, dan program instalasi mengambil alih. Various CD-ROM families have different purposes netinst network installation contains the installer and the base Debian system; all other programs are then downloaded. Its “image”, that is the ISO-9660 filesystem that contains the exact contents of the disk, only takes up about 150 to 280 MB depending on the architecture. On the other hand, the complete set offers all packages and allows for installation on a computer that has no Internet access; it requires around 19 DVD-ROMs or 4 Blu-ray disks. There is no more official CD-ROMs set as they were really huge, rarely used and now most of the computers use DVD-ROMs as well as CD-ROMs. But the programs are divided among the disks according to their popularity and importance; the first disk will be sufficient for most installations, since it contains the most used software. Ada jenis terakhir image, dikenal sebagai yang hanya tersedia sebagai produk sampingan dari installer. Image hanya berisi minimum yang diperlukan untuk mengkonfigurasi jaringan dan sisanya diunduh termasuk bagian dari installer itu sendiri, itulah sebabnya mengapa image cenderung rusak ketika installer versi baru dirilis. Image dapat ditemukan di cermin Debian normal di bawah direktori dists/release/main/installer-arch/current/images/netboot/. To acquire Debian CD-ROM images, you may, of course, download them and burn them to disk. You may also purchase them, and, thus, provide the project with a little financial support. Check the website to see the list of DVD-ROM image vendors and download sites. Mem-boot dari Flash Disk USB Karena kebanyakan komputer dapat di-boot dari perangkat USB, Anda juga dapat memasang Debian dari flash disk USB ini tidak lebih dari sebuah flash disk kecil. Panduan instalasi menjelaskan bagaimana membuat sebuah flash disk USB yang memuat debian-installer. Prosedurnya sangat sederhana karena citra ISO untuk i386 dan amd64 adalah citra hibrida yang dapat di-boot dari CD-ROM maupun dari flash disk USB. You must first identify the device name of the USB key ex /dev/sdb; the simplest means to do this is to check the messages issued by the kernel using the dmesg command. Then you must copy the previously downloaded ISO image for example, with the command cat >/dev/sdb; sync. This command requires administrator rights, since it accesses the USB key directly and blindly erases its content. A more detailed explanation is available in the installation manual. Among other things, it describes an alternative method of preparing a USB key that is more complex, but that allows you to customize the installer's default options those set in the kernel command line. Instalasi melalui Boot Jaringan Banyak BIOS mengizinkan boot langsung dari jaringan dengan mengunduh kernel dan citra sistem berkas minimal. Metode ini yang memiliki beberapa nama, seperti boot PXE atau TFTP dapat menjadi penyelamat-hidup jika komputer tidak memiliki pembaca CD-ROM, atau jika BIOS tidak dapat boot dari media seperti itu. Metode instalasi ini bekerja dalam dua langkah. Pertama, ketika mem-boot komputer, BIOS atau kartu jaringan mengeluarkan permintaan BOOTP/DHCP untuk mendapatkan alamat IP secara otomatis. Ketika server BOOTP atau DHCP memberikan respon, itu menyertakan nama berkas, maupun pengaturan jaringan. Setelah jaringan diatur, komputer klien mengeluarkan permintaan TFTP Trivial File Transfer Protocol untuk sebuah berkas yang namanya diindikasikan sebelumnya. Setelah berkas ini didapatkan, berkas tersebut dieksekusi sebagai bootloader. Berkas ini kemudian memulai program instalasi Debian, yang dieksekusi sebagaimana ketika dieksekusi dari hard disk, CD-ROM, atau flash disk USB. Seluruh rincian metode ini tersedia pada panduan instalasi bagian "Mempersiapan berkas untuk TFTP Net Booting". Metode Instalasi Lain It should also be noted that the installer can load and run an SSH server and thus provides the ability to install Debian remotely via an SSH session. The release notes also describe how to run the installer from an existing system using grub to replace it completely.

Langkahlangkah Instalasi Linux Debian. Masuk ke menu Boot seperti di bawah ini, tekan Enter. Pilih Bahasa yang anda inginkan , lalu tekan Enter Pilih bahasa yang sama dengan yang anda pilih sebelumnya,lalu tekan Enter
Artikel ini terakhir diperbarui pada 23 April 2023. Debian adalah salah satu varian sistem operasi linux yang bisa kamu pakai gratis. Cara install Debian pada PC pun terbilang sama dengan sistem operasi linux pada umumnya. Debian juga adalah sistem operasi berbasis linux yang terus aktif melakukan pembaruan, sehingga jika kita lihat pada repositorynya Debian ini telah memiliki paket sebanyak 59000. Sistem Operasi linux bisa jadi salah satu pilihan untuk kamu yang tidak memiliki dana untuk membeli sistem operasi Windows Original. Menggunakan Linux Debian kamu tidak membutuhkan biaya untuk menggunakannya. Cukup download lalu install pada PC atau Laptop kamu. Selain gratis, keunggulan Linux ini adalah sifatnya yang open source, linux tidak membutuhkan kapasitas bebas tak terlalu banyak, sehingga kalian dapat memanfaatkan free space lainnya sebagai penyimpan data. Selain itu, ada beberapa fungsi yang membuat pengendalian terhadap Komputer/ Laptop bisa lebih lancar, karena ada partisi yang dapat membantu kinerja komponen RAM. Bukan hanya itu, dari sekian banyak varian OS Linux, Debian adalah salah satu Linux dengan penggunaan yang sebagian besar fungsinya sebagai OS Server. Saat ini Debian memiliki versi terbarunya yakni Debian 10 dengan kode nama Buster. Kamu tertarik menggunakan Debian 10? silahkan ikuti langkah-langkah berikut ini untuk melakukan installasi Debian pada PC kamu. Cara Install Debian 10 di PC Dengan Mudah1. Cara Menginstal Debian 10 Membuat Bootable2. Cara Instalasi Debian 10 Melakukan Pengaturan Pada BIOS3. Install Debian 10 Mulai Instalasi Debian 10 Cara Install Debian 10 di PC Dengan Mudah 1. Cara Menginstal Debian 10 Membuat Bootable Langkah pertama untuk cara instal Debian 10 pada PC, kamu harus membuat bootable terlebih dahulu. Untuk membuat bootable, kamu bisa menggunakan media DVD ataupun flashdisk. Tapi sangat disarankan untuk menggunakan flashdisk, hal ini karena sifat nya yang lebih flexible dibandingkan kepingan DVD. Untuk membuat bootable Debian 10 pada flashdisk, ikuti langkah-langkah instalasi Debian 10 berikut ini c Download terlebih dulu aplikasi rufus disini lalu install. Download OS Linux Debian disini. Silakan ikuti panduan cara download Debian 10 yang tersedia di sana. Hubungkan flashdisk ke PC Buka Aplikasi Rufus Setelah itu masukkan file ISO Debian kedalam flashdisk dengan cara klik tombol SELECT dalam opti boot selection Tunggu beberapa saat, dan biarkan settingan lainnya diatur secara default Selanjutnya klik tombol Start untuk mulai pembuatan bootable Dan ketika ada pertanyaan konfirmasi, kalian klik Yes saja untuk melanjutkan proses Tunggu beberapa saat hingga proses pembuatan bootable selesai 2. Cara Instalasi Debian 10 Melakukan Pengaturan Pada BIOS Langkah kedua cara install Debian di PC Setelah bootable Debian berhasil dibuat yaitu melakukan pengaturan pada BIOS. Untuk melakukan pengaturan pda BIOS, silahkan restart PC kamu dan masuk ke menu booting dengan cara menekan tombol esc, f2, f10, f12, atau del. Pilih salah satu tombol tersebut untuk masuk ke dalam BIOS, namun umumnya kamu bisa menggunakan tombol F2. Setelah masuk kedalam BIOS, lakukan pengaturan pada Booting dan posisikan flashdisk pada boot option paling atas pertama, sedangkan hardisk posisikan di kedua saja. Jika sudah, kamu bisa tekan f10 dan klik yes untuk mengkonfirmasi perubahan yang telah kamu buat dan PC akan reboot. 3. Install Debian 10 Mulai Instalasi Debian 10 Tutorial debian 10 berikutnya adalah memulai proses instalasi Debian 10. Setelah PC kamu reboot atau restart, secara otomatis kamu akan masuk kedalam proses instalasi. Saat pertama kali proses instalasi berjalan, kamu akan melihat beberapa Opsi instalasi Debian 10 yang harus kamu pilih lihat gambar dibawah Cara Install Debian Langkah Pertama Sebagai orang yang baru saja mencoba menggunakan Linux Debian, disarankan untuk memilih opsi yang pertama, yakni melakukan instalasi dengan grafis. Dengan opsi pertama kamu bisa dengan mudah menggunakan cursor dan fasilitas lainnya yang dapat mempermudah proses installasi. Berikutnya, kalian harus memilih penggunaan bahas untuk sistem operasi Linux Debian. Gunakan bahasa yang membuat kalian nyaman, bisa bahasa Inggris atau Indonesia. Setelah itu klik Continue. Cara Install Debian Langkah 2 Selanjutnya kamu harus menentukan wilayah pengguna yang ditempati, dan kalau memang tidak ada bisa pilih other>> Asia>> Indonesia. Cara Install Debian Langkah 3 Di langkah selanjutnya kamu akan diberikan pilihan untuk penggunaan gaya input keyboard, pada tahap ini bisa dibiarkan default saja karena umumnya sistem operasi sudah menggunakan standar internasional yakni QWERTY. Klik continue untuk melanjutkan. Cara Install Debian Langkah 4 Selanjutkan kamu akan melakukan pengaturan terhadap hostname kalau memang ada dan diperlukan. Sesuaikan dengan keinganan kamu, bisa menggunakan nama kamu sendiri atau kode tertentu yang kamu kehendaki. Cara Install Debian Langkah 5 Selanjutnya, kamu bisa tambahkan nama domain yang sesuai dengan keinginan, tapi ini tidak harus diisi. Kamu bisa membiarkan bagian ini kosong dan klik continue. Setelah itu, kamu harus membuat kata sandi root dan ketikkan ulang pada kolom konfirmasinya. Setelah itu klik tombol continue. Note Password yang dibuat adalah password yang nantinya digunakan untuk mengakses root dari sistem operasi Debian, dikarenakan ada sendiri untuk akun pengguna yang akan dilakukan pengaturan setelah ini. Berikutnya, kalian akan ditampilkan untuk mengisi nama pengguna yang akan digunakan. Kalian bisa isikan terlebih dahulu nama lengkap kalian. Kemudian klik continue untuk menuju langkah berikutnya. Kamu akan Dmemasukkan kembali nama PC, nama panggilan yang akan digunakan dan selanjutnya klik continue. Setelah itu masukkan atau buat password yang akan kamu gunakan untuk login ke Debian. Buatlah password yang berbeda dengan password yang kamu buat untuk akses root Debian. Tau jika memang terasa merepotkan, kamu bisa menyamakannya. Setelah itu kamu bisa klik continue. Berikutnya kita masuk kedalan pengaturan bagian partisi hardisk. Pada pengaturan kali ini kamu bisa melakukan pembagian folder sesuai dengan keinginan. Ada beberapa opsi yang bisa kamu pilih, seperti berikut Guided – use entire disk Guided – use entire disk and set up LVM Guided – use entire disk and set up encrypted LVM Manual Untuk pengguna pemua disarankan pilih yang paling pertama. Dengan opsi tersebut pengaturan akan berjalan otomatis tanpa kamu pusing harus melakukan pengaturan. Tapi agar kamu lebih paham mari kita pilih opsi yang kedua. Setelah itu, kalian bisa memilih partisi penyimpanan yang tersedia. Dalam tutorial kita akan membuat partisi terpisah maka kita pilih opsi ketiga lihat pada gambar dibawah. Setelah itu klik continue. Di langkah selanjutnya, kamu akan diberikan beberapa pertanyaan untuk mengkonfirmasi mengenai pengaturan yang telah kita buat. Silahkan pilih yes, dan lanjutkan ke tahap berikutnya. Pada opsi ini, akan dimunculkan pilihan partisi yang telah kalian lakukan. Ada banyak partisi otomatis yang dibuat langsung, dimana kalian tinggal pilih lanjutkan saja untuk proses instalasi. Setelah itu akan diminta konfirmasi lagi terkait partisi yang sudah dilakukan sebelumnya, pilih yes dan klik lanjutkan. Nantinya, kalian akan mendapati proses instalasi yang cukup memakan waktu. Kalian bisa sambi dengan aktivitas lain, namun jangan ditinggal karena akan ada beberapa opsi lainnya yang dimunculkan saat pemasangan berikut. Kalian akan mendapati pertanyaan terkait konfigurasi Package Manager, dimana pastikan PC terhubung dengan internet terlebih dahulu dan baru pilih yes, lalu klik continue untuk melanjutkan. Berikutnya, kalian akan diminta memilih server repository manakah yang diinginkan, bisa menggunakan server paling dekat atau mungkin bisa milik debiannya secara langsung. Setelah memilih klik continue dan kalian akan mendapati proses lagi. Untuk penggunaan biasa, kalian tidak disarankan memberikan opsi yes pada partisipasi package usage survey berikut. Dikarenakan memang akan sedikit merepotkan juga sih, akan tetapi kalau ingin eksplorasi lebih jauh bisa memilih opsi yes. Kemudian kalian bisa pilih beberapa paket lain yang ingin disertakan dalam paket instalasi kali ini. Kalian bisa menyesuaikan berdasarkan kebutuhan. Disini akan dipilih Gnome Desktop, web server, SSH server, dan juga utilitas sistem standar. Berikutnya, ketika ada pilihan untuk melakukan install the GRUB boot loader juga, klik yes dan lanjutkan dengan continue. Lalu kalian pilih disk /dev/sda dan klik continue untuk meletakkan bootloader akan dilakukan pemasangan. Dan setelah melewati proses yang panjang, kalian akan mendapati proses complete seperti ini dan klik continue untuk meneruskannya melakukan reboot PC. Jangan lupa cabut flashdisk ketika PC benar-benar sudah mati dan hendak melakukan booting lagi. Setelah dilakukan reboot, kalian akan mendapati opsi seperti ini di bawah layar bootloader. Dan kalian bisa pilih Debian GNU/ Linux untuk masuk ke dalam sistem. Dan nantinya kalian akan mendapatkan tampilan seperti berikut, isikan password pengguna yang sudah dibuat sebelumnya dan enter untuk meneruskan masuk ke tampilan Debian.
BABI LINUX DEBIAN Langkah-Langkah Instalasi Sistem Operasi linux Debian. A. Langkah I 1. Persiapan Menginstall Linux (Debian) 2. Nyalakan komputer, kemudian tekan [delete] untuk masuk ke bios, 3. Setelah di dalam bios, pilih menu BIOS FEATURES SETUP tekan [ENTER] 4. Setelah itu pilihlah menu Boot Sequence agar menjadi CDROM, C, A [ESC] Pilih
Tutorial Lengkap Cara Install Debian 10 – Debian telah merilis versi stabil debian 10 yang dikenal dengan nama Buster. Rilis terbaru ini sudah mencakup pembaruan untuk paket perangkat lunak Debian. Selain itu akan mendapat support selama 5 tahun. Debian 10 tersedia untuk sistem 32-bit dan adalah fitur terbaru dari Debian 10 BusterPengenalan tema baru Debian 10 yang dikenal sebagai “FuturePrototype”Desktop GNOME Cinnamon KDE Plasma yang diperbaruiMenggunakanLTS kernel versi terbaru Python 3 Perl & PHP digantikan oleh nftablesPeningkatan dukungan untuk UEFIPada artikel ini Admin Y akan menunjukkan cara Debian 10 di Laptop & Desktop kalian. Untuk yang ingin menginstall ini, wajib baca sampai habis ya. Namun sebelum install pastikan spesifikasi server kalian sudah sesuai dengan system requirement debian yang disarankan untuk Debian 102 GB RAM2 GHz Dual Core Processor10 GB Harddisk kosongBootable InstalasiAkses Internet optionalBaca JugaCara Setting IP Address di Debian 10Tutorial Install dan Mengaktifkan SSH di Debian 10Langkah-Langkah Instalasi Debian 10 Buster Lengkap Dengan Download File ISO Debian 10Pastikan kalian mengunduh file ISO Debian 10 dari website sudah lanjut buat bootable installernya menggunakan DVD/ Boot Server dengan Instalasi Sistem Operasi yang telah dibuatReboot sistem kalian lalu masuk ke pengaturan bios untuk mengatur first boot ke USB atau DVD. Jika sudah maka akan masuk ke halaman awal instalasi seperti gambar dibawah pilih Graphical Install3. Pilih Bahasa, Lokasi, dan Tata Letak Keyboard pilihan KalianPada langkah ini kalian akan diminta untuk memilih ContinuePilih lokasi tempat kalian berada berdasarkan lokasi. Zona waktu akan ditetapkan secara otomatis untuk Pilih tata letak keyboard yang sesuai dengan instalasi Continue untuk proses Konfigurasi Jaringan dengan IP AddressPada saat instalasi, kalian bisa langsung mengkonfigurasi ip address. Pilih Do not configure the network at this time untuk melewati proses Tetapkan nama Host dan Nama Domain untuk Sistem Debian 10Atur nama host yang sesuai keinginan nama domain jika kalian ingin sudah klik Tentukan Kata Sandi User RootTentukan kata sandi root seperti gambar dibawah ini. Klik Continue apabila sudah Buat User Lokal dan Atur langkah ini kalian akan diminta untuk menentukan detail user lokal seperti nama lengkap, nama user dan kata sudah klik ContinueIsikan kata sandi untuk user Pilih Skema Partisi Hard Disk untuk Debian 10Kalian dapat membuat partisi secara otomatis dan manual. Untuk mempermudah, format partisi dengan memilih Guide – use entire pilih disk yang ingin di partisi untuk /, swap dan gambar dibawah, kalian bisa melihat partisi yang sudah dibuat. Selanjutnya pilih Finish Yes pada tahap ini, untuk membuat write disk menjadi instalasi, penginstal akan meminta kalian untuk memasukkan CD/DVD untuk mengkonfigurasi paket manger, Pilih No dan kemudian klik ingin mengonfigurasi Package Manager, pastikan sistem kalianterhubung ke Internet. Jika tidak ingin mengkonfigurasi pilih No untuk melewati langkah survei pilih paket yang kalian install. Kalian bisa memilih SSH Server apabila ingin meremote server dari lokasi opsi Yes untuk install Grub Boot Lanjutkan untuk menyelesaikan proses instalasi, Setelah instalasi selesai maka installer akan meminta kita untuk reboot Login ke Dalam Debian 10Setelah server sudah selesai restart dan masuk ke os debian, gunakan user lokal dibuat selama kalian telah berhasil menginstall debian 10. Selanjutnya kalian dapat mengkonfigurasi ip dan artikel kali tentang tutorial cara install debian 10. Semoga dapat bermanfaat ya . Jika ada yang ingin ditanyakan atau kritik dan saran silakan tulis dikolom komentar. .
  • evfq41sbu5.pages.dev/116
  • evfq41sbu5.pages.dev/307
  • evfq41sbu5.pages.dev/455
  • evfq41sbu5.pages.dev/430
  • evfq41sbu5.pages.dev/130
  • evfq41sbu5.pages.dev/50
  • evfq41sbu5.pages.dev/16
  • evfq41sbu5.pages.dev/97
  • langkah langkah instalasi linux debian